A quick satisfying Raya, maybe a perfect launchpad till another Ramadhan. Not surprisingly, I’m just being lazy on the second day. No grand misunderstanding and subsequent fallout set the stage right without the mix of anger and lust for a better day. High on the steam scale - as far as I’m concerned - I look forward to seeing what is coming until the next Ramadhan.
Anak muda berlagu sayang
Di Batu Remis melepas rindu
Adik ketawa di Rantau Abang
Penyu menangis siapalah tahu
Penyu menangis siapalah tahu
Sesak nafasnya sesak
(Tak tahu adik tak tahu)
Sebak dadanya sebak
(Tak tahu adik tak tahu)
Bengkak jantungnya bengkak
(Tak tahu adik tak tahu)
Retak hatinya retak
(Tak tahu adik tak tahu)
Lenyap ditelan derauan ombak
Telur penawar hatinya lebur
Tumpah airmatanya melimpah ruah
Agar terhibur adik terhibur
Anak muda berlagu sayang
Di Batu Remis melepas rindu
Adik ketawa di Rantau Abang
Penyu menangis siapalah tahu
Penyu menangis siapalah tahu
Kelabu matanya kelabu
(Tak tahu adik tak tahu)
Sendu tangisnya sendu
(Tak tahu adik tak tahu)
Sayu jiwanya sayu
(Tak tahu adik tak tahu)
Layu langkahnya layu
(Tak tahu abang pun tak tahu)
Sesak nafasnya sesak
(Tak tahu adik tak tahu)
Sebak dadanya sebak
(Tak tahu adik tak tahu)
Bengkak jantungnya bengkak
(Tak tahu adik tak tahu)
Retak hatinya retak
(Tak tahu adik tak tahu)
Kelabu matanya kelabu
(Tak tahu adik tak tahu)
Sendu tangisnya sendu
(Tak tahu adik tak tahu)
Sayu jiwanya sayu
Di Batu Remis melepas rindu
Adik ketawa di Rantau Abang
Penyu menangis siapalah tahu
Penyu menangis siapalah tahu
Sesak nafasnya sesak
(Tak tahu adik tak tahu)
Sebak dadanya sebak
(Tak tahu adik tak tahu)
Bengkak jantungnya bengkak
(Tak tahu adik tak tahu)
Retak hatinya retak
(Tak tahu adik tak tahu)
Lenyap ditelan derauan ombak
Telur penawar hatinya lebur
Tumpah airmatanya melimpah ruah
Agar terhibur adik terhibur
Anak muda berlagu sayang
Di Batu Remis melepas rindu
Adik ketawa di Rantau Abang
Penyu menangis siapalah tahu
Penyu menangis siapalah tahu
Kelabu matanya kelabu
(Tak tahu adik tak tahu)
Sendu tangisnya sendu
(Tak tahu adik tak tahu)
Sayu jiwanya sayu
(Tak tahu adik tak tahu)
Layu langkahnya layu
(Tak tahu abang pun tak tahu)
Sesak nafasnya sesak
(Tak tahu adik tak tahu)
Sebak dadanya sebak
(Tak tahu adik tak tahu)
Bengkak jantungnya bengkak
(Tak tahu adik tak tahu)
Retak hatinya retak
(Tak tahu adik tak tahu)
Kelabu matanya kelabu
(Tak tahu adik tak tahu)
Sendu tangisnya sendu
(Tak tahu adik tak tahu)
Sayu jiwanya sayu




































